Shopping Cart
 
0 items / Rp.0

Pro Kontra Busana dari Bahan Jersey

Sekarang sedang ramai pro dan kontra soal busana bahan jersey ya?
Baiklah karena banyak yang konfirmasi ke saya (dan kebetulan saya menjual busana ber bahan “jersey”). Berikut penjelasan singkat saya (bukan pembelaan diri, pintu rumah saya terbuka lebar buat yang ingin membandingkan bahan, dan saya dengan senang hati menjelaskan setiap bahan yang disebut jersey, ada banyak macamnya).

Asal mula muncul kosakata jersey, buat para bapak pasti taunya jersey itu kaos bola. Nah kalau untuk ibu-ibu, jersey itu yang biasa dipakai buat kerudung. Baiklah, disini saya sedikit jelaskan, bahwa sebetulnya yang disebut Jersey itu adalah bahan Higet, bersifat halus, mengkilap, serat rapat, sangat tipis dan ujungnya kalau tidak jahit bisa menggulung sendiri setelah pencucian, istilah bahasa jawanya “ngelinting” sendiri saking tipisnya. Inilah yang dikenal/disebut/dinamakan dengan bahan jersey; mengkilap, halus, tipis, tidak menyerap keringat dan panas.

Lantas, muncul busana-busana bahan spandex rayon. Nah apa pula itu? Spandex rayon itu adalah bahan kaos rayon dengan campuran spandex. Jadi kalau bahan kaos rayon itu tebal dan tidak mulur dua arah/elastis, diberi campuran spandex biar bisa mulur/elastis. Saya sebut elastis karena saat ditarik bisa meregang dan saat dilepas kembali ke bentuk asal. Tekstil jenis ini namanya spandex rayon. Masih terasa sifat kaosnya. Buat yang pernah beli manset finger ke saya, nah itulah bahan spandex rayon.

Kemudian bagaimana dengan bahan jersey super, good jersey, jersey impor? Istilah ini muncul dengan salah kaprah kalau saya bilang. Kenapa? karena jersey sendiri itu aslinya ya higet itu. Sedangkan yang biasa disebut dengan bahan jersey super, good jersey maupun jersey impor itu adalah seputar beberapa pilihan bahan Spandex Korea, Stela 20′s, Stela 30′s.

Lalu kenapa bisa disebut Jersey? Entah ini siapa yang memulai, yang jelas sekarang pasar berbicara bahwa Jersey yang asli itu adalah Spandex Korea atau di kalangan konveksi disebut dengan bahan Stela.

Spandex Korea dan Stela sendiri pun ada banyak grade nya, 20′s, 30′s dll lebih banyak lagi. Bedanya apa? semakin banyak nilai S nya maka akan semakin tipis.

Lalu dimana letak pro dan kontra busana berbahan jersey ini?

Pertama,
Jika jersey = higet maka jelas, saya sepakat, saya dukung bahwa pemakaian bahan higet untuk keluar rumah atau tampil di depan non mahram tanpa memakai dobelan /busana dobel, jelas terlarang, tipis men… mengkilap pula dan njeplak dimana-mana

Kedua,
Muncul pro dan kontra, karena yang satu pakai dasar jersey = higet, yang lainnya cuma tau jersey = Stela.

Bahan Stela itu tebalnya macam-macam. Pada gamis yang sy, Stela yang dipakai adalah yang paling tebal, 1kg hanya muat 1 gamis saja. Yang berikutnya lebih populer dikenal dengan bahan Jersey Asli (ini menyesuaikan dengan sebutan dari pasar saja, ga mungkin sy menjelaskan detail soal macam-macam jersey, kecuali bila datang langsung ke tempat saya, bertemu saya, maka bisa saya jelaskan).

Nah, silahkan ke rumah saya untuk mengecek sendiri seperti apa bahan Stela itu, dan silahkan ambil kesimpulan sendiri.

Masih banyak yang ingin saya tuliskan, tapi ya sudah kurang lebih intinya sudah tersampaikan. Bagaimana bisa muncul pro dan kontra, dan sebagainya.

Sebagai akhir tulisan ini, saya tetap mengingatkan muslimah sekalian, bahwa kalau keluar rumah tetap pakai dalaman baju rumah, baru pakai baju luar.


February 11, 2014

Comments

Leave a Reply

6 + 7 =